
<!– @page { margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } A:link { so-language: zxx } –>Untuk Masyarakat dan Negara Jepang
Melalui Jenderal Konsulat Jepang.
SEBUAH EMPATI dan SOLIDARITAS DARI BALI
Untuk masyarakat dan bangsa Jepang,
Kami beberapa anggota komunitas di Bali yang mendukung kampanye World Silent Day (www.worldsilentday.org) menunjukkan empati kami yang terdalam dan solidaritas untuk masyarakat Jepang yang sedang mengalami masa sulit. Doa kami ada pada mereka yang mengalami penderitaan karena Tsunami dan bencana lain yang beriringan, termasuk kemungkinan bencana radiasi karena kecelakaan pada pembangkit listrik tenaga nuklir.
Hari ini, Senin, 21 Maret, kami merayakan World Silent Day (WSD), yang terinspirasi dari Tahun Baru Bali, yakni Nyepi. Kami mengajak orang-orang untuk melakukan aktifitas yang dapat membantu mengurangi gas rumah kaca, yang juga menjadi cara untuk menghambat laju perubahan iklim. Kami mengajak masyarakat untuk melakukan ini selama empat jam, mulai jam 10.00-14.00. Masyarakat Bali telah melaksanakan hari hening selama ratusan tahun selama 24 jam setiap tahunnya. 24 jam berhening dapat menghemat CO2 (karbondioksida) minimum 20,000 ton. Dapat kita bayangkan jika seluruh penduduk di Bumi melaksanakan hari hening dalam satu hari.
Pada hari ini, anggota WSD berdoa dan menunjukkan simpati untuk para korban Tsunami dan keluarganya serta keselamatan untuk masyarakat Jepang. Kami persembahkan doa bagi pemimpin-pemimpin dunia untuk membuka inspirasi tentang kebutuhan akan perubahan, sehingga dapat mengurangi bencana-bencana termasuk bencana nuklir. Kami memohon agar pemimpin-pemimpin dunia diberikan energi dari inspirasi tentang kebutuhan untuk menyelamatkan dunia dan umat manusia. Sebagaimana kita hanya memiliki satu Bumi.
Kami berharap bencana di Jepang menjadi inspirasi untuk menciptakan perubahan. Kami juga berharap masyarakat dan Negara Jepang dapat melakukan perjalanan hening ini sebagai salah satu cara yang mudah untuk menciptakan perubahan. Marilah kita biarkan Bumi bernafas dengan lebih mudah tanpa polusi dan radiasi. Bersama-sama, dalam solidaritas, kita bisa membuat itu menjadi nyata.
Kami berharap para korban bencana Jepang dapat menjadi pemimpin kita menuju dunia yang lebih baik.
Mohon sampaikan pesan kami untuk masyarakat dan Negara Jepang.
Denpasar, 21 Maret 2011
Salam Hening,
Anggota World Silent Day
(38 Nama dan Tanda Tangan)