SATU BAYI SATU POHON - Sebuah Tradisi Baru
Tim World Silent Day (WSD) memulai sebuah tradisi baru sejak 2008: memberikan hadiah pohon kepada bayi yang lahir pada tanggal 21 Maret sebagai lambang Hari Hening Sedunia atau World Silent Day. Sebagai penyempurna ajakan kepada masyarakat untuk mematikan listrik, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, tim WSD mempunyai misi lain: Satu Bayi Satu Pohon. Gagasan ini muncul dari seorang peserta salah satu diskusi di awal 2008. Dua peserta dalam diskusi tersebut menyarankan untuk memberikan pohon kepada bayi, meminta orang tua mereka agar memelihara pohon tersebut untuk bayinya.
WSD menyepakati ide ini, kami berpendapat bahwa tidak ada hadiah yang lebih baik untuk diberikan kepada bayi yang baru lahir selain sesuatu yang sangat berguna seperti pohon. Pohon tersebut akan menjadi milik sang bayi dan tumbuh besar beriringan dengan pertumbuhannya, bagaikan sahabat dan pelindung. Kami berharap para bayi akan menghargai nilai sebuah pohon yang tumbuh besar bersama mereka. Kebudayaan menanam pohon untuk menandai sebuah kelahiran bayi telah tertanam dalam banyak masyarakat adat. Kami hanya menghidupkan kembali kebudayaan yang telah ada, memberinya sebuah makna baru. Kami memberikan pohon, biasanya pada 22 Maret seiring dengan Hari Air Sedunia.
Pada tanggal 23 Maret, empat orang voluntir perempuan WSD mengunjungi Rumah Sakit Sanglah di Denpasar, membawa anakan pohon buah delima putih, jeruk bali, manggis dan jambu biji. Jenis tanaman tersebut dipilih berdasarkan kegunaannya dalam hal buah yang bergizi dan nilai medis. Tanaman tersebut juga mudah tumbuh di Bali.
Para voluntir (Kartini, Hira, Denik and Catur) disambut oleh dr. Putra Wibawa, kepala divisi Public Relations di RS Sanglah. Rumah Sakit ini menyambut baik gagasan pemberian pohon sejak 2008 dan dua orang dokter turut menyertai tim voluntir WSD mendatangi masing-masing ibu yang melahirkan bayi pada tanggal 21 Maret. Beberapa rekan dari media cetak dan elektronik juga turut hadir.
Kepada tiap ibu, WSD memberikan satu anakan pohon, menjelaskan kegunaan pohon tersebut dan menjelaskan misi dibalik World Silent Day. Kami juga meminta kepada para ibu agar merawat pohon tersebut untuk bayi mereka, sehingga tiap bayi akan tumbuh dan memiliki sedikitnya satu pohon. Kami juga meminta mereka untuk tidak menggunakan pupuk kimia dan menjelaskan nilai medis tiap tanaman yang diberikan. Sebagai contoh daun jambu adalah obat untuk sakit diare; daun jambu direbus dan airnya dapat diberikan kepada bayi. Lewat satu bibit pohon, kami berbagi banyak pesan dengan para ibu: tentang World Silent Day, pentingnya menanam pohon, pentingnya pertanian organik, untuk menjaga kesehatan diri kita dan kesehatan planet bumi.
Ada delapan bayi yang masing-masing mendapatkan satu bibit pohon sedangkan dua anak pohon lainnya diserahkan kepada Rumah sakit. Satu anak pohon juga kami serahkan kepada seorang dokter perempuan karena hari lahirnya tanggal 21 Maret.
Rumah Sakit Sanglah dan tim WSD bermaksud untuk melanggengkan tradisi ini. Ini adalah gerakan kecil, tetapi serupa dengan gagasan World Silent day, kami berharap sesuatu yang kecil dan dari akar rumput dapat memberikan pesan penuh kebijaksanaan untuk dunia. Tim WSD ingin mengmbangkan tradisi baru, kebudayaan baru; daripada memberikan hadiah yang konsumtif untuk bayi, kami justru meberikan pohon pada bayi. Misi kami adalah SATU BAYI SATU POHON. Kami memulai dari Bali, anda dapat memulai di daerah anda. Dari tiap daerah, kami berharap seluruh dunia akan turut serta menjalankan tradisi ini. Untuk bumi, untuk masa depan, dan untuk sang bayi.
Gambar: Ibu Rai yang baru melahirkan menerima bibit pohon manggis dari voluntir WSD. (Foto oleh Luh de Suriyani)



11 November 2009 at 0:18
Hi, I found your blog in a new directory of blogs today, I read a few of your other posts and really liked it.. i bookmarked it and will be back to check it out some more later ..
4 December 2009 at 23:45
Almost Objective,style cry really park finally safety press exercise cheap contact them totally but score compare soon instance afford light neck gain job everybody primary pair accept mean modern limit yourself under tax structure market mention concentration his various high climb labour means attack plus guest design king properly yesterday possibility enough industrial knee hide worry throw regional itself live forget same count quickly milk balance declare air assembly ancient garden ago lift quality memory article bad league any colour target sex own rule experiment circumstance spend voice turn education status flow clean court
21 December 2009 at 5:21
Hiya
9 February 2010 at 3:05
Awww, what an adorable baby!!!
12 March 2010 at 13:13
baby world…
Your topic Living My MoMent was interesting when I found it on Friday searching for baby world…